Oplus_16908288
PEKANBARU ,Bandamuaonline.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Kota Pekanbaru akan menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), serta tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Hotel Mona Panam, Pekanbaru. Agenda ini merupakan hasil keputusan rapat DPC AKLI Kota Pekanbaru yang digelar pada 19 Desember 2025 di Kedai Kopi Rumpun, sekaligus menetapkan susunan panitia pelaksana.
Adapun panitia yang terbentuk yakni:
Ketua: Ronal Ari Anderson
Sekretaris: Dachlis
Bendahara: DPC AKLI
Ketua DPC AKLI Kota Pekanbaru, Exjonson Bone (Picing), menyampaikan bahwa edukasi dan sosialisasi K3 sangat penting untuk memberikan pemahaman mendasar terkait keselamatan dan kesehatan dalam bekerja, khususnya bagi pelaku usaha dan tenaga kerja di bidang kelistrikan.
“Edukasi dan sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman tentang keselamatan dalam bekerja, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja,” ujar Exjonson Bone kepada media Bandamuaonline.com, Selasa (6/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, DPC AKLI Kota Pekanbaru turut mengundang sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya:
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau
General Manager PT PLN UID RKR
Manajer PT PLN UP3 Pekanbaru
Manajer PT PLN UP2D Riau
Manajer PT PLN UP3 Bangkinang
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru
Pengurus DPD AKLI Riau
PD APEI Riau
Seluruh peserta yang telah terdaftar

Materi K3, disampaikan oleh narasumber dari PLN UP3 Pekanbaru dan PLN UP2D Riau
Materi P3K, disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau
Materi penggunaan APAR, disampaikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru
Edukasi dan sosialisasi K3 merupakan proses penting dalam menanamkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan terkait pencegahan bahaya serta penerapan prosedur kerja yang aman.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur darurat, serta cara mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja.
Tujuan utama dari edukasi sosialisasi K3 ini meliputi peningkatan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja, pembentukan perilaku kerja yang aman, peningkatan kepatuhan terhadap standar dan aturan K3, serta menciptakan budaya kerja yang menempatkan keselamatan sebagai tanggung jawab bersama.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membekali tenaga kerja agar lebih siap dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam memasuki dunia kerja.***Bmc(Mp)
