PEKANBARU ,Bandamuaonline.com — Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dengan suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme.
Dalam upacara tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, S.Sos., M.M., bertindak selaku Inspektur Upacara. Upacara diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru.
Budi Cahyadi menyampaikan amanat Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Pada hari ini, 17 Agustus 2026, kita memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Kemerdekaan bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan menjadi momentum untuk terus mengabdi, memperkuat persatuan, melindungi sesama, serta memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan negara.
Bagi Basarnas, kemerdekaan memiliki makna yang sangat dekat dengan tugas kemanusiaan. Ketika masyarakat menghadapi kecelakaan, bencana, atau kondisi yang mengancam keselamatan jiwa, negara harus hadir. Basarnas mengemban amanah untuk memastikan kehadiran negara tersebut melalui pelayanan pencarian dan pertolongan yang cepat, tepat, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Saya mengingatkan seluruh insan SAR bahwa kekuatan utama Basarnas tidak hanya terletak pada teknologi dan peralatan, tetapi terutama pada sumber daya manusia yang terlatih, berintegritas, disiplin, berani, dan memiliki kepedulian tinggi. Jangan pernah kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kita juga harus terus meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan modernisasi SAR melalui pemanfaatan teknologi, komunikasi, satelit, drone, sensor, dan peralatan SAR modern lainnya. Namun demikian, teknologi hanyalah alat bantu. Pengambilan keputusan, keberanian, dan kepedulian manusia tetap menjadi faktor utama dalam upaya penyelamatan jiwa.
Basarnas tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, potensi SAR, relawan, dunia usaha, akademisi, media, serta seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun sistem pencarian dan pertolongan nasional yang semakin solid, terintegrasi, modern, dan responsif.
Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata, pengabdian, dan prestasi. Jadikan setiap operasi SAR sebagai wujud nyata kehadiran negara sekaligus bentuk pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Teruslah menjadi insan SAR yang tangguh, peduli, profesional, dan selalu siap dalam misi penyelamatan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai, ditutup dengan doa serta foto bersama sebagai bentuk kebersamaan keluarga besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.(Hms103).
