PEKANBARU ,Bandamuaonline.com – Tokoh masyarakat Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para ustaz, alim ulama, tokoh agama lintas iman, tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa Universitas Riau (UNRI), serta masyarakat umum yang berpartisipasi dalam aksi damai menentang dugaan praktik kemaksiatan dan isu LGBT di KTV Paragon, Pekanbaru, pada 2 Februari 2026.
Aksi tersebut berlangsung tertib, aman, dan kondusif berkat pengawalan aparat Kepolisian dan Satpol PP. Edy Natar menilai kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi patut diapresiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan moral di Kota Pekanbaru.
Sebagai bentuk penghargaan, Edy Natar mengungkapkan bahwa hingga Selasa, 10 Februari 2026, sedikitnya 18 organisasi masyarakat telah menyampaikan dukungan moral melalui video singkat. Dukungan tersebut datang dari berbagai unsur tokoh agama, tokoh adat, serta paguyuban lintas etnis dan agama di Provinsi Riau.
Organisasi dan tokoh yang menyatakan dukungan antara lain para pendeta dan tokoh lintas agama Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha di bawah pimpinan Frans Sirait, Ketua MKA LAMR Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf, ulama kharismatik Riau KH. Mustafa Umar, Ketua FPK Ramli Walid, serta sejumlah pimpinan paguyuban masyarakat Jawa, Minang, Banjar, Lampung, Maluku, Sunda, Bengkulu, hingga tokoh organisasi keagamaan seperti MUI Riau.
Menurut Edy Natar, luasnya dukungan tersebut mencerminkan keprihatinan serius masyarakat terhadap maraknya dugaan kemaksiatan di Pekanbaru.
Ia mengingatkan bahwa apabila persoalan ini tidak ditangani secara sungguh-sungguh, dikhawatirkan dapat memicu ketidakpuasan publik yang lebih luas.
“Oleh karena itu, saya mengingatkan pihak-pihak yang memiliki kewenangan agar serius menangani persoalan ini dan menepati janji yang telah disampaikan secara terbuka kepada masyarakat, demi menjaga ketertiban dan stabilitas sosial,” ujar Edy Natar.
Diketahui, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk menutup operasional KTV Paragon serta melakukan evaluasi terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) lainnya di Pekanbaru.
Pada kesempatan tersebut, Edy Natar juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolri, Kapolda Riau, Wakapolda Riau, serta Kapolresta Pekanbaru atas kepemimpinan dan pengendalian personel dalam mengamankan jalannya aksi damai sehingga berlangsung kondusif.***Bmc(Mp)
