TANAHPUTIH ,Bandamuaonline.com – Dua Personel Koramil 02/ TP Kodim 0321/ rohil yang dipimpin
Serda Ahmad Syarif dan Tim Masyarakat Peduli Api ( MPA) dan Masyarakat melaksanakan kegiatan Pemadaman dan Pendinginan karhutla di wilayah Kepenghuluan Munugo Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil pada titik Coordinat :
N: 1.6544977 E: 101.257966 Rabu (25/3/2026)
Saat ini, proses pemadaman masuk tahap pendinginan.Titik api sudah padam dan meninggalkan titik asap.
“Kebakaran lahan ini terjadi di beberapa titik koordinat yang telah kami identifikasi. Sebagian besar lahan yang terbakar merupakan kebun sawit dan Semak belukar”Kata Danramil 02/ TP Kapten Arh Iswandi Sikumbang didampingi Batituud Serka Norton
Dikatakan Danramil, informasi terbakar lahan yang beralamat diwilayah Kepenghuluan Mumugo Kecamatan Tanah Putih Berbatasan dengan Jalan lingkar Kota Dumai. Sesaat menerima informasi, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.
Proses pemadaman, kata dia, dilakukan personel koramil 02/ TP sebanyak 2 personel, Polri 1 personel, MPA 4 Personel dan Masyarakat 5 orang. Hingga rabu petang proses pendinginan dan pemadaman masih dilakukan .
“Lahan yang terbakar berupa Tanah Gambut kering dan tanaman kelapa sawit, namun dalam kondisi semak belukar. Total lahan terbakar Perkiraan luas lahan terbakar ± 1 Ha, Perkiraan lahan yang sudah padam ± 1 Ha. Perkiraan lahan yang belum padam ± 1 Ha,” terang Danramil
Proses pemadaman sendiri, bukan tanpa hambatan. Di antaranya, jarak yang cukup jauh dari Koramil 02/TP yakni sekitar 40 kilometer atau dengan jarak tempuh 50 menit perjalanan. Hambatan lain, kondisi cuaca yang cukup panas dengan kondisi angin yang bertiup kencang.
Beruntung, persediaan air cukup dan perlengkapan yang memadai, sangat membantu tim gabungan dalam menjinakkan api.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk personel, kendaraan, dan peralatan pemadam kebakaran. Masyarakat juga sangat membantu dalam upaya pemadaman ini,”urai Danramil lagi
Pihaknya sendiri saat ini masih bersiaga, mengantisipasi api kembali menyala. “Sampai saat ini titik api masih ada dan masih menggeluarkan asap. Kegiatan berikutnya dilakukan pendinginan
Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran lahan.
Dalam kesempatan itu, Danramil juga mengucapkan terima kasih atas kerja-kerja bersama seluruh unsur masyarakat dalam upaya pemadaman api. Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan secara sembarangan, terutama pada musim kemarau. “Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap pelaku pembakaran lahan. Kami juga berharap, kejadian serupa tidak terjadi,” imbaunya.
” Alat yang digunakan dalam pemadaman berupa Kendaraan Roda 2 : 4 Unit, Kendaraan Roda 4 : 2 Unit, Ala Damkar
Mesin ministraker : 2 unit, Selang buang : 6 gulung, Nozel 2 bh dan Selang hisap 2 bh.
Selama kegiatan dilaksanakan dalam keadaan kondusif,” Pungkas Danramil**Bmc(jon)
