PADANG ,Bandamuaonline.com — Gustami Hidayat menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peran Bundo Kanduang se-Kota Padang yang berlangsung di Rocky Hotel Padang pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran perempuan Minangkabau, khususnya Bundo Kanduang, dalam menjaga nilai adat, budaya, serta pendidikan karakter di tengah masyarakat.
Dalam pemaparannya, H. Gustami Hidayat, S.Pt., M.P., yang merupakan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi PKS, menyampaikan bahwa kedudukan Bundo Kanduang sangat strategis, baik di lingkungan kaum maupun dalam rumah tangga. Menurutnya, sosok Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab besar dalam mewariskan nilai-nilai adat dan agama kepada generasi penerus.
“Bundo Kanduang memiliki peran penting dalam menjaga nilai *adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah*. Dari rumah tangga akan lahir generasi yang memahami adat, sopan santun, dan nilai-nilai keislaman,” tutur Gustami.
Ia berharap melalui kegiatan bimbingan teknis tersebut dapat lahir perubahan positif di tengah masyarakat, terutama dalam pembinaan generasi muda yang dimulai dari lingkungan keluarga.
“Peran Bundo Kanduang hari ini sangat dibutuhkan dalam mengawasi dan membimbing anak-anak di rumah agar tidak kehilangan jati diri budaya Minangkabau,” tambahnya.
Sementara itu, Syaiful Bahri melalui perwakilannya, Dr. Tuti Alawiyah, S.E., S.Pd.I., M.A., selaku Kepala UPTD Museum Adityawarman, menyampaikan bahwa kegiatan angkatan pertama tersebut diikuti sekitar 100 orang Bundo Kanduang dari berbagai wilayah di Kota Padang.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah dalam memperkuat peran perempuan untuk menjaga adat, budaya, dan keharmonisan sosial di tengah perkembangan zaman.
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan semangat dan kapasitas Bundo Kanduang, baik dalam kehidupan kaum maupun dalam membina keluarga di rumah tangga,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diisi dengan berbagai materi mengenai adat Minangkabau, pendidikan keluarga, serta penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial masyarakat.(Red*)
