PEKANBARU ,Bandamuaonline.com — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pemuda yang dilaporkan tenggelam di Waduk Universitas Riau (UNRI), Panam, Kota Pekanbaru, pada Jumat (5/6) dini hari. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah dilakukan operasi pencarian oleh Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru bersama unsur SAR gabungan. Jumat,5 Juni 2026
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis (4/6) dari Adnan, petugas keamanan Universitas Riau. Dilaporkan bahwa seorang pemuda tenggelam di Waduk Universitas Riau,
Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama dua rekannya sedang menyelam dan menangkap ikan di waduk tersebut. Saat kedua rekannya naik ke permukaan, korban tidak kunjung muncul. Upaya pencarian yang dilakukan oleh teman-teman korban belum membuahkan hasil.
Korban diketahui bernama Daffa (20), seorang laki-laki yang beralamat di Koto Timbun, Kabupaten Kampar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru yang berjumlah delapan orang diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 7,6 kilometer dari kantor SAR. Setelah Tim tiba di lokasi dan segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan sebelum melakukan penyelaman serta pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian, pada Jumat (5/6) Sekitar pukul 02.10 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban setelah dilakukan Penyelaman, dalam keadaan meninggal dunia di waduk pada koordinat 0°28’47″N – 101°23’01″E atau sekitar 43 meter dari lokasi perkiraan kejadian.
Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Universitas Riau untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi selama pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras sehingga korban berhasil ditemukan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi. (Hms103)
