BANGKOPUSAKO ,Bandamuaonline.com — Pembangunan Jembatan Gantung Garuda jalan Baipas Kepenghuluan Bangko Pusaka Kecamatan Bangko Pusako menuju Manggala Sakti Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil terus menunjukkan progres positif.
Pada Kamis (4/6/2026) Dua anggota koramil 05/ RM Kodim 0321/ Rohil yang dipimpin Serka Irwanto bersama masyarakat setempat memusatkan pekerjaan pada pengecoran lantai kerja pondasi angkur di sisi tepi jembatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian pembangunan karena pondasi angkur berfungsi sebagai titik penahan utama kabel jembatan gantung. Pekerjaan dilakukan sejak pagi dengan melibatkan prajurit TNI dan warga yang bergotong royong menyiapkan material, mengoperasikan mesin molen, hingga menuangkan adukan beton ke area pondasi.
“Pembangunan Jembatan Garuda merupakan upaya untuk meningkatkan konektivitas masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil perkebunan, serta membuka akses ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat sekitar,” Kata Danramil 05/ RM Kapten Inf Sudarwanto didampingi Battud Pelda Paijo Kamis (4/6/2026)
Dikatakan Danramil Pengecoran lantai kerja pondasi angkur ini menjadi salah satu tahapan krusial sebelum pekerjaan konstruksi berikutnya dilaksanakan. Dengan progres yang terus berjalan, harapan masyarakat untuk segera menikmati manfaat Jembatan Gantung Garuda kini semakin mendekati kenyataan.
Pembangunan yang dikerjakan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang kuat mampu menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kemajuan desa dan kesejahteraan warga.
Sementara itu, personel yang berada di lapangan memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilakukan sesuai standar konstruksi agar menghasilkan bangunan yang kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang.
“Alhamdulillah sampai hari ini progres mencapai 23 Persen,” Tukas Kapten Sudarwanto
Salah seorang warga Iwan yang ikut membantu pekerjaan mengaku senang melihat pembangunan jembatan terus berjalan.
“Kami sangat bersyukur pembangunan ini terus berlanjut. Jembatan ini sudah lama dinantikan masyarakat karena akan sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama untuk membawa hasil kebun dan memperpendek waktu tempuh,” ujarnya.
Di lokasi pekerjaan, suasana gotong royong terlihat begitu kuat. Sejumlah warga bahu-membahu bersama personel TNI mengangkut batu, semen, dan material lainnya agar proses pengecoran dapat berlangsung sesuai target.**Bmc ( Jon )
